RSS

Welcome to Sisca's World
Hope you enjoy reading.

Tampilkan postingan dengan label something. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label something. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Januari 2014

Prolog Calon Buku Baru :p

Prolog

Satu.

Cukup satu orang yang bisa membuatku jatuh cinta dan bertahan selama bertahun-tahun. Dia. Dia itu kamu yang mungkin saat ini sedang membaca buku ini. Maafkan atas kelancanganku yang tanpa seijinmu menuliskan kisah kita – entah apakah kita itu pernah terjadi atau tidak. Sungguh, aku hanya ingin membagikan kebodohanku yang sampai hari ini pun tak bisa melepaskanmu dari hati dan pikiranku; setiap kali ku dengar nama yang sama dengan namamu, setiap kali aku melakukan hal-hal yang pernah kita lakukan bersama, setiap kali aku berada ditempat kita pernah berada, bahkan otakku selalu penuh memori setiap kali hujan datang membasahi bumi.

Aku ingin hanya ada kita dalam buku ini. Ternyata aku pun tak bisa menghapuskan mereka dari kehidupan yang terbentuk diantara kita saat itu maupun saat ini. Aku tak sanggup menuliskan namanya yang pernah berada disisimu dan mungkin juga masih mendampingimu hingga sekarang. Meskipun begitu, aku ingin setiap orang yang membaca buku ini mengetahui kehadirannya diantara kita. Aku bahkan sudah siap dicap sebagai orang bodoh – kenyataannya memang aku bodoh – karena menerbitkan buku ini berarti aku belum bisa move on darimu. Mungkin.

Tahukah kamu? Menulis merupakan suatu bentuk keabadian. Mungkin suatu saat nanti aku akan hidup mandiri tanpa bayang-bayang dirimu, tapi aku tak ingin kenangan tentangmu hilang begitu saja. Biarkan kenangan ini akan abadi melalui karya sederhana yang kutuliskan ini, jangan halangi aku untuk menuliskan kisah kita ini karena hakmu untuk mencegahku telah berakhir sejak pertama kalai kau putuskan untuk pergi. Menulis buku ini seperti menyuntikkan jarum infus ke dalam venaku, sungguh rasanya menyakitkan harus membuka kembali memori-memori itu. Namun aku berharap setelahnya aku bisa sembuh dari segala sakit penyakit, ketidakikhlasan, kehilangan, mungkin juga cinta. Jika selepas menulis buku ini, aku bisa dengan ikhlas melepasmu, wah puji Tuhan sekali, karena sampai sekarang pun rasanya sulit kehilangan sosok sepertimu.

Apa kabarmu saat ini disana? Aku rindu dan selalu merindukanmu. Meskipun begitu aku cukup cerdas untuk terus mengamatimu dari jauh. Aku tahu, meskipun terkadang sulit mendapatkan informasi-informasi itu karena tipikalmu yang jarang berinteraksi lewat media sosial. Bukan, bukan berarti aku bilang kau kuper apalagi gaptek. Kamu bahkan bisa menciptakan media sosial sendiri jika kamu mau, kan? Kamu terlalu pandai untuk menghabiskan waktumu di media sosial. Waktumu terlalu berharga untuk digunakan tanpa menghasilkan apa-apa. Berjam-jam kamu bertahan di depan komputermu, tapi imanmu kuat sekali untuk tidak sedikitpun berselancar di sosial media yang sedang digandrungi anak-anak muda seusia kita kala itu. Ya, itulah kamu menurut kacamataku. Kamu yang begitu apa adanya. Ah, niat menyampaikan rinduku terlalu panjang rupanya sampai aku mengisahkan tentangmu yang harusnya ada di bagian dalam buku ini. Hihihi. Baiklah, selamat menikmati kembali kisah kita, semoga kamu masih ingat seluruhnya ya agar aku tak kau sangka mengarang cerita ini.


Salam rindu dariku padamu.

Jumat, 17 Januari 2014

I'm 22 Now!

So, 27 Desember yang lalu gw sudah memasuki tahap yang baru dari hidup. Istilahnya naik satu tingkat lagi. Now, I'm 22 and let me sing a song from Taylor Swift "22"



22


It feels like a perfect night to dress up like hipsters

And make fun of our exes, uh uh uh uh

It feels like a perfect night for breakfast at midnight
To fall in love with strangers uh uh uh uh
Yeaaaah
We're happy free confused and lonely at the same time
It's miserable and magical oh yeah
Tonight's the night when we forget about the deadlines, it's time uh uh



I don't know about you but im feeling 22
Everything will be alright if you keep me next to you
You don't know about me but I bet you want to
Everything will be alright if we just keep dancing like we're 22, 22



It seems like one of those nights
This place is too crowded too many cool kids
It seems like one of those nights
We ditch the whole scene and end up dreaming instead of sleeping
Yeaaaah
We're happy free confused and lonely in the best way
It's miserable and magical oh yeah
Tonight's the night when we forget about the heartbreaks, it's time uh uh



I don't know about you but im feeling 22

Everything will be alright if you keep me next to you
You don't know about me but I bet you want to
Everything will be alright if we just keep dancing like we're 22, 22



I don't know about you, 22, 22



It feels like one of those nights
We ditch the whole scene
It feels like one of those nights
We won't be sleeping
It feels like one of those nights
You look like bad news I gotta have you, I gotta have you



I don't know about you but im feeling 22
Everything will be alright if you keep me next to you
You don't know about me but I bet you want to
Everything will be alright if we just keep dancing like we're 22, 22



Dancing like 22, yeah, 22, yeah yeah



It feels like one of those nights
We ditch the whole scene
It feels like one of those nights
We won't be sleeping
It feels like one of those nights
You look like bad news I gotta have you, I gotta have you


Yap, that song really describe me who I am now. This year is so special. You can guess what on my last post.
Yuhuuu, I got the best present ever for my birthday 'cause this year I'm chosen as one of 60 best students in Jabodetabek to be a part of Merry Riana Campus Ambassador 2014.
Other things; many presents and surprises came from my friends. Thank you for KHS Crew: Tesa, Grace, Hagay, Lola, Kombo, Pines for the present (The cake, doll, bath equipments, watch, shoe organizer, christian photo frame. Thanks a lot!
Thanks also for BIA HSPMTB for presents, surprise and celebrations. Hihihi. Thanks all for the cake, emak lidya for the doll, cimet for water bottle, wulan for hourglass, kembar for the doll. I'm blessed around all of you.

But, the most happiness in my birthday this year is that I'm still celebrate it with all of you for years. Thanks for staying next to me as my friends 'cause friendship isn't about who the longest, who comes first, who cares the most, but friendship is about who's come and never leave away.

This year is special, so special.

Though...

I live this one more year with questions:

* What I've done so far?
* What will I do after this?
* What's the meaning of "live" the "life"?
* Can I reach my goals this year?
* Can I fix my character to be better?
* ...

***

A Day with Miss Merry Riana and Now Here I Am

Banyak hal menarik yang terjadi di sepanjang tahun 2013 dan terkadang saya lebih suka menyimpannya sendiri tanpa perlu dipublikasikan. Namun, ada satu hari yang sangat mengesankan bagi saya sebagai penutup tahun 2013: 17 Desember 2013. Begitu banyak memori yang masih melekat di pikiran saya dan saya pikir akan lebih berguna bila saya membagikan pengalaman tersebut dalam blog ini.

17 Desember 2013 yang lalu saya mengikuti Seleksi Tahap Akhir pemilihan Merry Riana Campus Ambassador 2014 di APL Tower, Central Park. Merry Riana adalah seorang tokoh motivator wanita no.1 di Asia, seorang artis, presenter, penyanyi dan juga pengusaha yang sukses. Di usianya yang ke 26 tahun, ia telah meraih penghasilan sebesar 1 juta dolar Singapura berkat sebuah mimpinya. Pada usianya yang ke-20, Merry Riana bermimpi untuk bisa bebas dari segala kesulitan finansial sebelum berusia 30 tahun dan ia berhasil mewujudkan mimpinya tersebut di usianya yang ke-26. Pada usianya yang ke-30 tahun, Merry Riana memiliki resolusi baru yaitu untuk menginspirasi 1 juta orang di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukannya untuk mewujudkan resolusi tersebut adalah dengan mengadakan Merry Riana Campus Ambassador (MRCA) yang merupakan sebuah program mentoring gratis untuk mahasiswa di Jabodetabek. Kegiatan mentoring tersebut dilakukan langsung oleh Merry Riana dan Pak Alva, suaminya.

Tahun ini merupakan tahun kedua diselenggarakannya MRCA. Seperti angkatan sebelumnya, hanya dipilih 60 mahasiswa terbaik se-Jabodetabek yang akan dimentori langsung oleh Merry Riana. Jika pada tahun sebelumnya jumlah pendaftar berjumlah sekitar 1500 orang, tahun ini jumlah pendaftar MRCA 2014 berjumlah 3000 pendaftar. Sungguh sebuah persaingan yang ketat untuk bisa menjadi 60 mahasiswa terbaik yang beruntung tersebut.

Saya sendiri sudah mengenal Merry Riana sejak 2 tahun lalu sebelum diselenggarakannya MRCA Batch 1, saat itu saya belum pede untuk mendaftar. Tahun ini, saya putuskan untuk mendaftar karena ini merupakan tahun terakhir saya menjadi mahasiswa, I think I should do the best, the right one. Seleksi tahap pertama merupakan seleksi CV, ada sekitar 3000-an pendaftar dan diseleksi menjadi 400 orang. Pada tahap kedua diberikan 5 pertanyaan yang harus dijawab seputar Merry Riana, dari seleksi tahap 2 ini akan dipilih 200 orang. Lolos dari tahap kedua, saya mengikuti seleksi tahap ketiga, jujur seleksi ini cukup menyulitkan saya. Saya diminta untuk membuat video tentang "Aku & Merry Riana" berdurasi sekitar 3 menit yang harus diupload ke youtube. Dalam email tersebut dikatakan bahwa penilaian akan dilakukan berdasarkan isi sharing, energi, kreativitas dan hasil akhir. Yang menyulitkan adalah waktu yang diberikan cukup singkat, sekitar 1 atau 2 hari kalau tidak salah. Alhasil video yang saya buat sangat sederhana, tanpa editing, namun saya coba menguatkan video tersebut dari isi sharing dan energi yang saya keluarkan ketika berbicara. And, it worked! Check out my video here:



Thank you Lord! Akhirnya saya sampai di seleksi tahap akhir. Peserta harus datang dengan office suit pada 17 Desember di APL Tower Central Park dari pukul 10.00-18.00 WIB. Bisa bayangkan seleksi seperti apa yang berlangsung selama 6 jam itu? Awalnya saya pikir itu hanya interview biasa, ternyata sungguh seleksinya cukup berat. Pertama, seleksi dilakukan langsung oleh Miss Merry dan Mr Alva, dibantu oleh beberapa MRCA Batch 1 dan team MRI (Merry Riana Indonesia). Peserta yang hadir lebih dari 200 orang, mungkin sekitar 217 orang dan dibagi menjadi 10 kelompok. Saya termasuk ke dalam kelompok 4. Kedua, waktu seleksi yang lama itu sangat menguras tenaga apalagi perjalanan bolak-balik Depok-Jakarta Barat yang cukup melelahkan. Ketiga, persaingan yang ketat antar peserta, dari ke 200 peserta semuanya potensial, berbakat dan saling berlomba menunjukkan "their best self". Saya pun begitu karena tidak mau usaha saya selama ini sia-sia :)

Acara dimulai tepat pukul 10.00 pagi langsung oleh Miss Merry. Diawali oleh semangat dan yel-yel MRCA, Merry Riana menularkan semangat berjuang bagi para kandidat MRCA. Merry Riana juga mengingatkan satu pesan untuk menjadi BAM! "Be Always Memorable". Setelah pembagian kelompok dan mentor (masing-masing kelompok mendapat 2 mentor, kala itu mentor saya adalah Kak Kiky dan Kak Sandy), dimulailah Sesi I. Sesi I diawali dengan memperkenalkan diri masing-masing peserta dan motivasi mengikuti MRCA, lalu dilanjutkan dengan menganalogikan diri kita masing-masing sebagai hewan di masa kini dan di masa yang akan datang. Kala itu saya menganalogikan diri saya yang sekarang sebagai Kambing dan diri saya di masa yang akan datang sebagai Kuda. Tidak perlu saya jelaskan alasannya ya :) Kalau kamu pilih hewan apa? Tiap kali presentasi, masing-masing peserta hanya diberi waktu 1 menit, jadi kita harus bicara yang singkat, padat, jelas dan tepat sasaran! Jangan sampai merugikan teman kelompok kita yang lain sampai tidak bisa presentasi.

Sesi II, merupakan sesi kelompok dimana masing-masing kelompok harus membuat suatu keputusan. Miss Merry memberikan 2 keadaan yang harus dipilih:
"Ada 2 rel, satu tidak digunakan dan satunya digunakan, pada rel yang tidak digunakan ada 2 anak kecil sedang bermain. Dan pada rel yang digunakan ada 3 anak kecil. Kereta akan melaju dengan segera. Mana yang harus dipilih, apakah membiarkan kereta pada jalurnya (menabrak 3 anak kecil) atau berpindah jalur (menabrak 2 anak kecil)?"
Apapun jawabannya, satu hal yang penting yang disampaikan Miss Merry:

"What is right isn't always be popular and what is popular isn't always right."

Selesai Sesi II, diberi waktu untuk ishoma dalam waktu yang singkat, hanya sekitar 45 menit dan kita diminta untuk on time kembali ke tempat acara untuk memulai sesi III. Dalam Sesi III, kita bermain games dalam kelompok yang menguji kekompakkan kelompok tersebut. Kelompok 4 waktu itu salah 2 pertanyaan. :p Setelahnya, ada sesi terakhir yaitu sesi yang paling menegangkan. Tiap kelompok kecil dibuat menjadi kelompok besar, dimana 1 kelompok besar terdiri atas 2 kelompok kecil. Kelompok 4 menjadi satu kelompok dengan kelompok 3, dan ada beberapa anggota kelompok yang ditukar posisinya. Ada apa dengan sesi terakhir? Saat itu kak Sandy hanya berpesan "Do your best!"

Ternyata, sesi terakhir adalah sesi interview. Untuk kelompok besar 1 (kelompok kecil 1 dan 2) diinterview langsung oleh Miss Merry dan untuk kelompok besar 2, kelompok saya diinterview langsung oleh Pak Alva. Entah bisa dibilang beruntung atau tidak karena kelompok besar 3, 4 dan 5 diseleksi oleh MRCA Batch 1. Rasanya? Jangan ditanya, pasti campur aduk: Senang sekaligus bangga bisa diinterview langsung oleh Pak Alva, gugup, nervous, takut seakan-akan mau disidang dan rasanya hidup dan matinya seluruh perjuangan di MRCA ada di detik itu juga. Sebelum sesi interview dimulai, Pak Alva memberikan pesan yang intinya:

"Do your best, tunjukkan apa yang membuat kami harus memilih kamu sebagai MRCA. Kalau di kelompok tadi kamu masih malu-malu, lupakan. Ini kesempatan terakhir, keluarkan semua potensimu, tunjukkan prestasi kamu, jangan takut disebut sombong karena saat ini kalian sedang berjuang untuk menjadi yang terbaik."

Saat itu saya tidak langsung maju, saya berpikir apa yang harus saya katakan di depan Pak Alva. Ketika maju, rasa nervous semakin menjadi-jadi dan semua yang ingin saya katakan ternyata tidak cukup karena waktu yang diberikan hanya 1 menit. Saya kembali ke tempat duduk dengan perasaan menyesal. I thought I didn't do my best. But I always hope for the best. Ternyata pengumumannya tidak langsung diumumkan. Satu hal unik yang saya pikirkan; waktu itu saya sudah membawa semua buku Merry Riana yang saya punya dan berniat minta tanda tangan dan foto bersama. Tapi hal itu tidak saya lakukan dengan harapan saya bisa terpilih menjadi MRCA jadi saya akan punya banyak waktu untuk meminta tanda tangan dan berfoto bersama beliau. What a good mindset, isn't it? Di akhir acara, Miss Merry mengajak semua peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengingatkan saya pada quote dalam bukunya:

"You can take me out from Indonesia, but you can't take Indonesia out from me." *Proud*

She also said:

"Mungkin banyak dari kalian yang akan dikecewakan. Tapi kegagalan bukan akhir segalanya. Lebih baik gagal daripada tidak pernah tahu rasanya berjuang. Usaha yang baik akan memberikan hasil yang baik. Jika kali ini hasilnya masih belum baik, maka artinya perjuangan belum selesai. Best of luck for us!"

***

Dan pada tanggal 3 Januari yang lalu saya menemukan account twitter MRCA2014. Wah saya pikir saya ga lolos nih, karena ga terima email apapun. Saking penasarannya, saya cek spam email dan... *jreng jreng jreng* I'M CHOSEN TO BE A PART OF MRCA 2014! Ternyata emailnya masuk spam tertanggal 28 Desember 2013. Oh Thank you Lord! Untung bacanya belum telat ya, monthly meeting pertamanya masih tanggal 25 Januari. Hihihi :) So, this is where I am now as a part of MRCA, chosem from 3000 applicants as 60 best and lucky students in Jabodetabek. Thank you so much Miss Merry, Mr Alva, MRCA Batch 1 and MRI team for choosing me. I consider this as the best present ever for my birthday. It's priceless! Once again, tons of thanks! And welcome my new family of MRCA 2014 :) {}


Group 4 at Final Selection MRCA 2014 with Miss Merry Riana
Photo by Fentra.

Selasa, 26 November 2013

Time Flies So Fast

View this video first:


This is about friendship and this is about dreams. It was 3 years later, we are in our last grade now. Some of us stay while others left. I don't regret the meeting, life is how you learn to understand each others, right?

Since we're in our last grade now, I just think about how long we've through this 3 years together: happiness, sadness, failure, misunderstanding, maturation, etc. And, yes! This 3 years are never easy. Friendship is not easy.

We are facing our seminar in this 2 weeks ahead, doing our thesis in our last semester and finally wear the gown. Presently, we will reach our dreams, having graduation together.

I can't believe this will happen soon in my life. I can't wait the moment.

One thing I think:

" Will this friendship still the same after the graduation day? I want to settle for them. "

Now, wish me luck for my seminar, hope everything runs well.

***


Rabu, 11 September 2013

24 Things to Remember

24 things to remember...
      and one thing to never forget

Your presence is a present to the world
          You're unique and one of a kind
Your life can be what you want it to be
          Take the days just one at time
Count your blessings, not your troubles
          You'll make it through whatever comes along
Within you are so many answers
          Understand, have courage, be strong.
Don't put limits on yourself
          So many dreams are waiting to be realized
Decisions are too important to leave to chance
          Reach for your peak, your goal, and your prize
Nothing wastes more energy than worrying
          The longer one carries a problem, the heavier it gets
Don't take things too seriously
          Live a life of serenity, not a life of regrets
Remember that a little love goes a long way
          Remember that a lot... goes forever
Remember that friendship is a wise investment
          Life's treasures are people... together
Realize that it's never too late
          Do ordinary things in an extraordinary way
Have health and hope and happiness
          Take the time to wish upon a star
And don't ever forget...
          For even a day...

HOW VERY SPECIAL YOU ARE !

-unknown-

***

Sabtu, 20 Oktober 2012

Hujan

"Akhirnya kau datang, aku sudah lama menunggumu"
"Oh ya? Ada apa?"
"Banyak hal yang sesungguhnya harus kuceritakan, banyak hal yang membuatku sedih akhir-akhir ini"
"Itulah sebabnya mengapa aku datang"
"Wah, terima kasih. Tapi bagaimana kau tahu kalau aku sedang sedih?"
"Wajahmu, Matamu, semua memancarkan kesedihanmu"
"Hei, aku menyukaimu. Jangan pergi ya, aku tak ingin debu kering kembali dan menodai pakaianku. Meskipun kamu membasahinya, ku pikir itu lebih baik."
"Debu hilang karenaku meski sesaat, tetapi debu akan kembali kering. Aku dibutuhkan untuk mengusirnya. Tapi jujurlah, kau tak mau aku datang kan? Kau inginkan pelangi, tapi pelangi tak akan datang bila aku tak datang terlebih dahulu"

Hening.

Aku berpikir dan merenungkan apa yang dikatakan hujan. Aku terluka dan sakitnya bertambah parah ketika hujan membasahinya, tapi entah mengapa aku menikmati rasa sakit itu. Berada dibawah tetesan-tetesannya membangkitkan euforiaku, mengangkat beban pikiranku tuk sejenak, meninggalkan sejenak dunia nyataku dan bersatu dengan dunia khayalan. Hujan membawaku pada dunia baru yang berbeda dan membuatku terlena hingga akhirnya aku sadar bahwa hujan akan segera berakhir. Aku tak ingin dia pergi, tak ingin dia meninggalkanku. Aku tak ingin kembali ke dunia nyata. Tapi hujan menentangku dan dia memang benar. Selama dia bertahan, lukaku tak akan sembuh, mungkin semakin memburuk, hujan memang harus pergi kemudian pelangi datanglah.

Pelangi? Siapa lagi dia? Pelangi, dia punya banyak warna, dia yang mewarnai kehidupanmu setelah hujan dan kegelapan melingkupi hidupmu. Pelangi, bagaimana aku mengundangnya? Terimalah hujan dengan lapang dada, ikhlaskanlah kepergian hujan dan tersenyumlah, lihatlah pelangi seketika itu datang dan bersemayam dibibirmu.
*****

Sabtu, 28 Juli 2012

Wisata Rohani dan Pengetahuan BIA HSPMTB 2012


"Ini ketiga kalinya saya menjadi ketua panitia, ini kedua kalinya saya menjadi ketua panitia di BIA HSPMTB, namun ini pertama kalinya saya berhasil menyelenggarakan acara dengan cukup baik. Saya pernah gagal maka saya akan berhasil" ( Laurensia Sisca Utami Putri )

Persiapan sebelum berangkat

Dalam rangka menyambut hari libur sekolah, maka Bina Iman Anak Paroki HSPMTB mengadakan Wisata Rohani dan Pengetahuan untuk yang pertama kalinya. Wisata Rohani dan Pengetahuan yang diadakan pada hari Minggu, 15 Juli 2012 yang lalu diikuti oleh 20 orang anak yang didampingi oleh 13 orangtua dan 17 orang kakak-kakak pengajar BIA. Pada acara Wisata Rohani dan Pengetahuan ini kami mengajak anak-anak untuk mengunjungi Gereja St. Catharina TMII sekaligus berwisata dengan mengunjungi beberapa museum di TMII. Pada pukul 06.30 pagi rombongan berangkat menuju TMII. Puji Tuhan, perjalanan yang kami lalui sangat lancar sehingga dapat tiba di Gereja St. Catharina tepat waktu. Sesampainya disana, anak-anak diarahkan untuk mengikuti Bina Iman Anak bersama dengan BIA TMII, sedangkan para orangtua dipersilahkan untuk mengikuti misa yang diadakan di Gereja St. Catharina. Bina Iman Anak bersama antara BIA HSPMTB dan BIA TMII yang dipimpin oleh Kak Dina dan kawan-kawan dari BIA TMII serta dibantu oleh Kak Yesi dari BIA HSPMTB dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 09.30. Acara ini dimulai dari puji-pujian, pembacaan cerita, aktivitas, quiz dan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari BIA HSPMTB kepada BIA St. Catharina yang diserahkan oleh Koordinator BIA HSPMTB yakni Sdr. Deva. Sesuai dengan tema Wisata Rohani dan Pengetahuan kali ini, yakni “Menjalin Persaudaraan dalam Iman kepada Kristus” maka melalui kunjungan ke Gereja St. Catharina dapat menambah teman baru bagi anak-anak. Setelah mengikuti BIA bersama, anak-anak diajak untuk mengunjungi Gereja St. Catharina dan berdoa bersama.

Lihatlah anak-anak ini menyambut Tuhan dalam hatinya :')

Gereja St. Catharina TMII

Berfoto bersama didepan Gereja St. Catharina dengan Kak Dina, dkk.

Berfoto di Gua Maria Gereja St. Catharina, TMII

Dari Gereja St. Catharina, anak-anak diajak untuk mengunjungi Museum Keprajuritan Indonesia, Museum Listrik dan Energi Baru serta Museum Transportasi. Di Museum Keprajuritan Indonesia, dipimpin oleh Pak Dadang, anak-anak diajak untuk melihat berbagai diorama perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan serta patung-patung para pahlawan. Dari Museum Keprajuritan, kami menuju Museum Listrik dan Energi Baru. Disana, kami dipimpin oleh Pak Miko yang memberikan penjelasan yang menarik mengenai sumber-sumber energi dan listrik di Indonesia. Anak-anak diberikan tontonan animasi yang menarik serta diakhiri dengan berbagai permainan yang ada di museum listrik dan energi baru ini. Museum yang terakhir yang kami kunjungi, yaitu Museum Transportasi juga memberikan pengetahuan yang tak kalah menariknya, disana anak-anak melihat-lihat sejarah perkembangan transportasi di Indonesia. Setelah puas menikmati berbagai koleksi di Museum Transportasi, kami pun pulang kembali ke Tangerang.

Tepat pukul 17.00 rombongan tiba kembali di Gereja. Rasa lelah karena telah seharian berwisata di TMII tidak menutupi rasa senang yang kami rasakan. Persahabatan, pengalaman baru dan ilmu pengetahuan yang didapatkan melalui Wisata Rohani dan Pengetahuan ini semoga dapat membawa semangat baru bagi adik-adik yang akan memasuki tahun ajaran baru keesokan harinya. Tak lupa, Panitia mengucapkan terima kasih atas segala pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini dan semoga acara ini dapat terlaksana lagi dilain waktu. Kami juga mengajak adik-adik untuk bergabung di Bina Iman Anak HSPMTB setiap hari Minggu pukul 08.30 pagi di Aula St. Maria lt. 3. Tuhan memberkati.



Seluruh Pembimbing BIA HSPMTB


Written by: Laurensia Sisca U.P
Photos by: F.A Deva S.O
Will be published on TERANG magazine, 56th ed, July-August 2012

Rabu, 06 Juni 2012

The Essence of Friendship


Honestly, I'm not the appropriate person to talk (even to write) this topic because my own friendship never stand for a long time. But I learns much about friendship.

First: How people make a friendship?
The prior reason is the similarity between one person to another. Maybe they are similar in hobby, interest, major, religion, club, province, culture, etc.
I always have some best friends in my every organizations or places, such as : best friends in my english course, in my church organizations, at school and campus, in campus organizations, etc.
But the most closest friends are my friends at campus. We starts our friendship since the 1st semester. Hearing their stories about me at the 1st time they know me (used to be not as close as now) is shocking me inside. LOL. They said that I was really "songong", "belagu" (I don't know it in English. hahaha.) But since they know me well, they said that I am crazy too. hahaha. At least, it proves that the proverb "Don't judge a book by it's cover" is true.

Second: What people need in preserve their friendship?
Give me your opinion first!
Maybe some of you will answer my question by: trust, concern, emphaty, openness, sharing each other, having time together, etc.
But the most important thing (according to me) is to loose your ego each other. Even a small problem can be a big problem if you can't loose your ego each other.
I often face this problem in my friendship relation and I am the one who's difficult to loose my ego. But, I learn much from the experiences so now I'm trying to clear my ego up. I wish I'll do it well because I really love my friends now and forever, I won't loose them just because of my own fault.

Third: How to end up the friendship? Could it be end up?
I don't think that a friendship could be end up. For me, whatever the condition is, a friend still a friend, although they don't notice us anymore.
A friend can left us with no reasons. But the friendship can't be end up if both people do that. So if you don't wnat to loose your friends, don't let they go away, still notice them as your friends whether they aren't.

***************

written in my darkest hour of facing the friendship....













Senin, 23 April 2012

Marriage

Sedikit membahas tentang pernikahan. Eits, bukan berarti saya sudah kepingin menikah, hanya saja setelah saya pikir-pikir sudah cukup banyak teman saya yang menikah. Padahal, usia kami masih 20 tahunan. Bagi saya sendiri, 20 tahun adalah usia yang masih terlampau muda untuk menikah. Tetapi beberapa teman saya bahkan memiliki keinginan untuk menikah muda. Duh, ntar dulu deh ya, hehehe. Disini, I just wanna share my dreams about a marriage. Saya memang belum berkeinginan menikah (toh pacar saja belum dapat) tetapi memiliki impian tentang pernikahan yang saya idamkan tentunya tak salah bukan?

Pernikahan tentulah sesuatu yang sakral. Saya sendiri menggambarkannya bagaikan dua cincin yang saling bertaut dan tak terpisahkan. Dalam agama saya sendiri, suatu tali pernikahan tidak dapat diceraikan oleh manusia. Waduh, jadi agamis gini. Hahaha. Kembali lagi ke topik -lagi2 saya tegaskan kalau ini hanyalah sekedar sharing- tentang impian akan sebuah pernikahan. Let we start, tapi mulai dari mana yah?

Pasangan
Wah kalau ini sih hal yang paling penting dan ga akan ada yang namanya pernikahan tanpa adanya pasangan. Hmm, kayak gimana sih pasangan gw nanti? Gw jadi penasaran dan ngebayangin sendiri jadinya. Hihihy* Yah kalau membicarakan pasangan sih rasanya setiap wanita hampir sama lah ya:
1. Pasangan Seiman
    Wah ini kayaknya jadi hal wajib deh yaa buat semua wanita, secara semua wanita kan pasti mau untuk dibimbing untuk bisa lebih dekat sama Tuhan sesuai dengan agamanya. Eh tapi gw sih ga worth it banget deh yaa sama yang pindah agama karena pasangannya, misal menjelang pernikahan, si cewek/cowok pindah agama mengikuti pasangannya. Duh, mungkin emang ga terpaksa sih, tapi pandangan subjektif gw mengatakan itu bukanlah keinginan yang muncul dari hati. Hmm....
2. Pasangan Satu Suku
    Eits, tunggu dulu...jangan langsung berpikir negatif sama statement gw yang ini. Pasangan satu suku memang yang sangat diharapkan sama kedua orang tua gw. Jadi, yaa sebagai anak yang baik, alangkah baiknya jika gw berusaha memenuhi kriteria dari orang tua gw yang hanya satu ini. Hehehe. Tapi kalau dari gw pribadi sih yaa, selama kalian bisa saling menghargai sebagai sesama manusia yang memiliki perbedaan, ga masalah kok. :) Tapi memang terkadang omongan orang tua tuh ada benernya deh yaa, mereka bilang "yang sama aja masih bisa pisah, masih banyak masalah, apalagi yang beda" Nah loh?
3. Pasangan yang Membuat Nyaman
    Percuma punya pasangan yang seiman, satu suku, tapi kita ga nyaman saat bersama dia, betul?
4. Pendidikan?
    Ini yang dibilang orang tua dengan bebet kan yah? Yah, ini penting loh, sekarang gini deh kalau perbedaan tingkat pendidikan antara kedua pasangan terlampau jauh, ntar kalau lagi ngomong ga nyambung lagi, atau kalau si cewek misalnya tamatan SMP, si cowoknya sarjana dan karyawan dari foreign company yang sedang ada gathering, si istri ikut sama suaminya, disana si istri diajak ngobrol sama istri2 pejabat2 atau seperti itu deh, ehh ga nyambung....kan kasian suaminya juga yaa....
5. Bobot alias Harta
    Kalau kata pepatah hidup ga hanya dengan uang tapi juga dengan cinta, apa masih berlaku yaa di jaman yang sekarang ini? Harta yang gw maksud disini bukan berarti gw matre, tapi melihat realita bahwa harga BBM semakin naik cuy, bahan makan, sandang juga naik. Ya setidaknya jika pilih-pilih pasangan yang bisa mencukupi kehidupan keluarga kecil dulu deh, ga harus kaya dong berarti? tapi sanggup memenuhi kebutuhan belanja keluarga yaa. Plus kalau si istri juga bekerja, disaranin sih cari suami yang gajinya sedikit diatas istri, kenapa? suami alias kaum pria itu ego nya besar loh, hayo yang pria ngaku.....! hahaha. Kalau mereka a.k.a para suami gajinya lebih kecil dari istri, ditakutkan mereka akan minder sama sang istri dan menganggap bahwa sang istri jauh lebih baik dari dia. Sehingga si suami kehilangan kendali untuk memimpin rumah tangganya. Padahal kan harusnya suami yang jadi kepala keluarga dan memimpin, betul?
6. Bibit alias Silsilah Keluarga
    Istilah lainnya sih keturunan, maksudnya melihat apakah orang tua ataupun saudara-saudara dari pihak suami termasuk keluarga yang baik-baik atau bukan. Kalau kata pepatah, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, makanya orang tua jaman dulu menganut stigma ini. Kalau gw sendiri sih, toh gw nikah sama anaknya kan bukan sama orang tua nya? Jadi bagaimana pun latar belakang keluarga mereka yaa...selama hal buruk yang mungkin dimiliki keluarganya ga tertular ke anaknya sih yaaa....whatever deh. hehehe.
7. Menikahiku = Menikahi keluargaku
    Yap ini prinsip gw! The most important thing dalam pemilihan calon suami gw kelak, urutan 1. Jadi intinya selama orang tua gw menyukai si calon, apapun keadaannya, gw akan mengabaikan faktor2 yang udah gw sebut diatas. But the most important lagi, selain orang tua gw, masih ada satu beban lagi yaitu adik gw. Gw mau kelak suami gw adalah seseorang yang sungguh2 menyayangi adik gw. Mau menerima kehadiran adik gw di tengah keluarga kecil gw kelak. Why? Kelak gw akan memikul tanggung jawab sebagai si sulung untuk menjaga adik gw satu-satunya yang kebetulan menderita autisme. Jadi kelak, adik gw akan tinggal dan hidup sama gw selama mungkin. Jarang loh ada keluarga yang mau kehidupannya diganggu oleh hal seperti ini. Apakah calon suami gw kelak mau menerima keadaan ini? Jawabannya HARUS! hahaha.

Udah ah kebanyakan nih ngomongin pasangan ini....lanjut....

Next....bahas yang keren2 aja lah, hahaha. Bahas cincin dulu yuuuu....hihihy*
Namanya juga wanita, matanya nempel kalo udah liat perhiasan :p
Ahhh, suka banget sama cincin ini, simple, sederhana, tapi terkesan mewah (lux) dan elegant. Hehehe. Heiii my future man, suka kah dirimu dengan cincin ini? hihihy*

Next.... Gaun Pernikahan (Wedding Gown)

Nah untuk wedding gown ini banyak banget nih yang gw suka, hihihy*




Hahaha. Yaaa kira-kira itulah gaun-gaun yang saya suka (hasil hunting dari mbah google) hehehe. Kesamaan dari sekian gaun diatas adalah banyak payetnya, tapi tetep ga berlebihan. Kesannya mewah, bling-bling gitu tapi juga ga lebay ataupun norak, ga terlalu sederhana juga. Namanya juga pesta sekali seumur hidup, jadi harus yang agak wah dong yaa...hehehe :) Oh iya, malasah sleeve, kepingin pake yang ada sleeve nya deh, tapi kayaknya gaun-gaun modern jaman sekarang jarang yah yang pake sleeve gitu. Hhoho. Kenapa mau pake sleeve yaa? Mungkin biar kalau masuk ke gereja pas pemberkatan jadi sedikit merasa pantas untuk masuk rumah Tuhan. haha.

Ahh, last but not least, invitation card....bingung nih mau ngundang siapa aja, kayaknya banyaaaakkk banget yg mau diundang, tapi kalo diundang semua....bisa jebol nih pengeluaran, ho-ho-ho
dari temen2 SD, SMP yang masih kontek-kontekan sampai sekarang, temen2 SMA, kuliah, Kompas MuDA, Pusakris, Patar, Mudika Wilayah, OMK Gereja, LIA, PEC, Persink, Minggu Gembira, SAKKA, PMKAJ, bahhh -_____- banyak bangeeeet >.< belom lagi temen2 nya si calon dan temen2 dari orangtua, ckckck.... *geleng2 kepala
Tapi kalo bahas undangan sih, yaa mo yang simple aja deh, simple tapi menarik perhatian dan ga mudah dilupakan orang, hehehe.

Untuk calonnyaaaaa, pelisssssss banget deh, bisa ga sama yang ini yah? :
wkakakakak. Okay, he's just in my dreams.....









Senin, 12 Maret 2012

Semangat MuDA

Alih-alih euforia event KOMPAS MuDA "MuDA Creativity 5th Anniversary" masih amat sangat terasa, sekedar mau berbagi jepretan2 koleksi sejak setahun yang lalu bergabung di komunitas ini. Komunitas yang mungkin adalah komunitas dengan anggota anak muda terbanyak, gambaran kasar jumlah anggota dari komunitas KOMPAS MuDA sekitar (5 x 25) + (7 x 25) + (8 x 25) + (9 x 25) = sekitar 725 orang yang tersebar di 9 kota di Indonesia. Berikut sedikit koleksi foto-fotonya:



saat membagikan flyer di Senayan


3G Jakarta beraksi di Kota Tua membagikan flyer dan berpromosi


Kebersamaan 3G Jakarta


(ki-ka): Nicko (Jogja), Iqbal (Palembang), Sisca (Jakarta)

Bersama teman-teman dari kota lain, pengalaman memiliki teman-teman yang banyak dari berbagai kota.



Selepas acara roadshow di Jakarta, 3G tak lelah dan tetap semangat karaoke-an sampai midnight bersama crew dan tim marcomm-iklan Kompas


Ini dia all volunter batch 3 Kompas MuDA bersama para panitia Nasional dan tim Kompas
Suasana perpisahan Batch 3 di Lobby Kantor
(Medan-Palembang-Jakarta-Bandung-Semarang-Jogjakarta-Surabaya-Bali)


Malam Keakraban
Kelompok 1 Batch 3
Gabungan volunter Palembang-Jakarta-Semarang-Jogja-Bali


RAN di acara roadshow Kompas MuDA di Jakarta
MuDA Creativity 4th Anniversary : "IT's About Us: Air untuk Masa Depan"


RAN salah satu guest starnya


Igoy a.k.a Yogi Maringgi, ketua batch 3 Jakarta sekaligus Ketua Acara Puncak Kompas MuDA ke-4 di Jakarta


Suasana saat pertama kali bertemu
Kami menamakan diri kami 3G Jakarta
(3rd Generation, Gue Generasi Gaul)


Kunjungan dan Foto bersma 3G di Redaksi Kompas


Tetep eksis walau sedang bertugas


Suasana rapat 3G Jakarta di Ruang Rapat Marcomm Kompas


3G Jakarta dan aksinya membagikan flyer


Saat membagikan flyer di Java Soulnation - GBK, Jakarta


Hebohnya roadshow HUT Kompas MuDA yang ke 4 ini, semua crew happy


Gathering, Welcoming Party, Nonton Bareng dan masih banyak lagi kegiatan Kompas MuDA lainnya, tak pernah ketinggalan dengan artis-artis papan atas, salah satunya Calvin Jeremy di Acara Welcoming Party Batch 4 Jakarta "MuDA Creativity 5th Anniversary: INVESTO-Investasikan Energimu untuk Bumi"


(ki-ka): Ayash (Bandung), Iqbal (Palembang), Sisca (Jakarta)

Menguak sebuah kisah dibalik foto ini, sebuah persahabatan yang lahir dari pertemuan di komunitas Kompas. Big thanks buat Kompas MuDA yang telah mempertemukan kami.


Atas (ki-ka): Spingte (Jogja), Adit (Bandung), Sisca (Jakarta), Mutiara dan Fenny (Palembang), Tongki (Surabaya), Dian (Jakarta)
Tengah (ki-ka): Dewa (Bali), Efan (Palembang), Mey dan Ayas (Bandung), Cahyo (Palembang), Rizky (Jakarta)
Bawah (ki-ka): Fade, Iqbal, Buyung, Azhar (Palembang), Tyas dan Ricky Rino (Surabaya)

Reunion Batch 3 di Acaranya Batch 4 *hihihy
Muda Creativity 5th Anniversary: INVESTO"

Ucapan termi kasih sebanyak apapun tak kan pernah cukup untuk diucapkan kepada Kompas, terutama Kompas MuDA yang memberi wadah bagi kaum muda untuk beraksi membangun bangsa. Pengalaman, persahabatan dan kekeluargaan adalah hal terindah dan termahal yang kami miliki selama menjadi bagian dari komunitas Kompas MuDA. Kini kami para volunter yang merupakan gabungan para anak-anak muda dari 9 kota di Indonesia tak lagi menjadi teman melainkan keluarga. Viva Kompas MuDA atas prestasi-prestasi yang telah diraih. Semoga Kompas MuDA semakin melebarkan sayapnya memperluas jaringan anak-anak muda di kota-kota lainnya membentuk suatu komunitas MuDA yang besar dan memberikan pengaruh yang besar bagi lingkungan, masyarakat dan bangsa.

Jumat, 23 Desember 2011

marinyanyi.com

Beberapa tahun silam, lagu anak-anak menjadi lagu yang populer. Dari TV, radio, media cetak dan berbagai media lainnya meliput dan menyiarkan lagu-lagu yang bertemakan anak-anak dengan lirik yang sederhana dan mengedukasi. Namun, beberapa tahun belakangan ini kita kehilangan masa-masa dimana lagu anak-anak mencapai tingkat popularitasnya. Kini, anak-anak lebih terjejali dengan lagu-lagu orang dewasa yang kurang mendidik. Bagi saya sendiri, saya merindukan akan kehadiran lagu-lagu anak tersebut. Lagu-lagu seperti pelangi, bintang kecil, burung hantu, libur tlah tiba, balonku, aku seorang kapiten dan masih banyak lagu yang lainnya tersebut memancing sifat keingintahuan pada anak dengan liriknya yang edukatif. Misalnya saja lewat lagu pelangi, anak-anak jadi tahu bahwa pelangi memiliki 3 warna dasar yaitu merah, kuning dan hijau serta diciptakan oleh Tuhan. Anak-anak dikenalkan kepada sosok Tuhan yang agung. Di jman yang semakin modern saat ini, lagu-lagu populer dan berbau barat lah yang mendominasi. Hal ini mencandu pola pikir anak-anak kita yang notabene masih dalam tahap polos dan penuh rasa ingin tahu. Bayangkan anak-anak berusia sekitar 5-12 tahun dijejali dengan lagu dewasa bertemakan cinta. Mereka akan tertarik dan mecari tahu tentang cinta. Tak heran apabila saat ini anak-anak pada rentang usia SD saja sudah mulai berpacaran. Sungguh ironis.

Keprihatinan ini menggugah hati seorang Ayah Djito Kasilo yang kemudian menciptakan sebuah web yang menyediakan lagu-lagu bertemakan dunia anak-anak yang dapat diunduh secara gratis. Situs yang beralamat di www.marinyanyi.com ini tak hanya menyediakan lagu-lagu gratis yang dapat diunduh, tetapi juga bisa di request oleh yang menginginkannya. Tentu saja requet itu harus bertemakan anak-anak. Ayah Djito juga mengajak kita untuk dapat berbagi dengan anak-anak lainnya yang mungkin tak dapat secara langsung mengakses situs marinyanyi.com dengan cara mengunduh lau-lagu yang ada dan mengisikan lagu-laguu tersebut ke dalam CD kosong untuk dibagikan di TK-TK, SD, panti asuhan ataupun tempat-tempat lainnya.

Lirik-lirik lagu yang Ayah Djito buat dalam lagu-lagunya menurut saya sangat mengedukasi. Sebagai contoh lagu Buat Apa Marah yang saya copy dari situs tersebut:


Buat Apa Marah

Buat apakah kau marah-marah

Lebih baik kau bersabarlah
Marah-marah tak menyelesaikan masalah
Malah bikin susah

Bila ingin marah
Maka tersenyumlah
Hidupmu pun kembali cerah

Nah, masih banyak lagi lagu-lagu lainnya seperti Persahabatan, Semangat, Bekal Sehat dan lain sebagainya. Penasaran dengan karya Ayah Djito ini? Yuk segera kunjungi situsnya di www.marinyanyi.com dan mari kita lestarikan lagu anak-anak, kita bernyanyi dan membuat lagu bersama serta mari kita sebarkan kebaikan bagi masa depan anak-anak Indonesia dengan membantu penyebaran lagu-lagu ini.

Salam Ceria untuk seluruh Anak Indonesia
:)


Kamis, 22 Desember 2011

Lagu Wajib di Hari Ibu

gw ga pernah menjalani tradisi hari ibu sih, tapi berhubung semua orang merayakan dengan spesial, gw mau coba ikut sedikit terlibat aja. Well, sedikit mau kasih 2 lagu yang terkesan spesial buat mama/ibu/bunda/mami kalian, yang pertama lagu Bunda karyanya Melly Goeslaw yang udah familiar banget pastinya di telinga pembaca semua. nih liriknya:

Bunda - Melly Goeslaw


Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Reff:
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya

Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri iniJiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Back to reff

Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku

***************

Nah itu lagu wajib pertama *tsaelahhh, hhaha. Sekarang lagu wajib kedua yang pasti pembaca udah pada tau juga yaitu...... *jreng-jreng-jrengjreng (kasih efek dikit biar oke. hha).....Lagunya Kenny yang judulnya Cinta Untuk Mama. Emang deh hari ibu tuh emang saatnya menunjukkan cinta ke mama :P nih liriknya....:

Cinta Untuk Mama - Kenny

apa yang kuberikan untuk mama
untuk mama tersayang
tak kumiliki sesuatu berharga
untukmu mama tercinta

*Hanya ini kunyanyikan
senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

walau tak dapat selalu kuungkapkan
kata cintaku tuk mama
namun dengarlah hatiku berkata
sungguh kusayang padamu mama

*Hanya ini kunyanyikan senandung
dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama...

***************

Nah, gimana nih lirik2 lagunya? Sudah dapat inspirasi mau kasih apa ke mama kalian? Hmm, persembahin mama dengan kedua lagu diatas aja yukk. Hehehe. :)
Tapi jangan lupa bilang Happy Mother's Day, Mom dan I Love Ypu, Mom :')

Selamat mencobaaaa :D